Bawa Misi Literasi Global, PC PMII Ciamis Berangkatkan 10 Kader ke Kampung Inggris.

Ciamis, pmii.id – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Ciamis melepas sepuluh kader terbaiknya untuk menimba ilmu di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur. Pelepasan tersebut dikemas dalam acara Farewell Ceremony for PMII Speaking Center Scholarship Recipients di Café Hollow Space, Ciamis. (08/10/2025)

Program beasiswa ini merupakan hasil kolaborasi antara PC PMII Ciamis dengan sejumlah pihak, termasuk Baznas Kabupaten Ciamis. Langkah ini menjadi bagian dari strategi organisasi dalam membangun kapasitas kader menuju kaderisasi berbasis literasi global. Para penerima beasiswa berasal dari berbagai perguruan tinggi, seperti Universitas Galuh (UNIGAL), Universitas Islam Darussalam (UNIDA), STAI Al-Ma’arif, hingga Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran.

Gerakan Globalisasi Intelektual PMII

Ketua PC PMII Ciamis, Muhamad Rifa’i, menegaskan bahwa program Speaking Center dan beasiswa Kampung Inggris adalah wujud nyata komitmen PMII untuk menyiapkan kader yang siap menghadapi tantangan zaman.

“PMII hari ini tidak hanya berbicara pada level lokal dan nasional, tetapi juga harus berorientasi global. Penguasaan bahasa asing menjadi kunci agar kader mampu memperluas ruang gerak intelektual dan berdialog di tingkat dunia,” ujar Rifa’i.

Sementara itu, Husni Munarok, Kepala PMII Speaking Center sekaligus Ketua Bidang Kaderisasi PMII Ciamis, menjelaskan bahwa 10 kader tersebut telah melalui proses seleksi ketat dan pembinaan berkelanjutan.

“Program ini bukan sekadar belajar bahasa Inggris, tetapi juga menginternalisasi semangat peradaban. Kami ingin kader PMII menjadi intelektual kosmopolit — berpijak pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, namun berwawasan global,” kata Husni.

Sinergi Gerakan dan Dukungan Lembaga

Dalam arahannya, Miftah Farid, MABINCAB PMII Ciamis, menilai bahwa gerakan intelektual berbasis literasi global ini merupakan bentuk transformasi penting dalam sistem kaderisasi PMII.

“PC PMII Ciamis sedang membangun model kaderisasi baru yang menekankan intellectual mobility dan kemampuan adaptif. Kita ingin kader yang tak hanya berpikir kritis, tetapi juga mampu berkomunikasi lintas budaya,” tuturnya.

Dukungan serupa datang dari Baznas Kabupaten Ciamis. Sekretaris Baznas, Kikin Mutaqin, memberikan apresiasi atas langkah progresif PMII yang dinilainya sejalan dengan misi pemberdayaan umat.

“Kader-kader terbaik ini bukan hanya kebanggaan PMII, tetapi juga aset daerah. Kami siap menjadikan mereka Duta Baznas Ciamis untuk Go International, membawa semangat filantropi Islam dan pemberdayaan umat ke level global,” ujar Kikin.

Misi Literasi dan Peradaban

Acara ditutup dengan sesi motivasi, doa bersama, dan penyerahan simbolis surat tugas kepada para peserta.

Melalui program ini, PMII Ciamis menegaskan dirinya sebagai organisasi kader yang progresif dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Bagi PMII, literasi bahasa bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan instrumen peradaban, sebuah jalan untuk memperluas cakrawala gerakan mahasiswa Islam Indonesia agar mampu berdiri sejajar dalam percaturan global.