Mapaba PMII Turki Wujud Transformasi Organisasi Maju dan Mendunia

Jakarta, PMII.ID-Bidang Hubungan Luar Negeri dan Jaringan Internasional Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) akan menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) secara daring untuk mahasiswa Indonesia di Turki, Rabu (7/9/2022) sore. Kegiatan ini merupakan wujud implementasi visi PB PMII masa khidmat 2021-2024 yaitu transformasi organisasi untuk PMII maju dan mendunia.

Kegiatan Mapaba Turki akan dirangkai bersama dengan Kuliah Umum Pergerakan dengan tema "Akselerasi Gerakan untuk PMII Maju dan Mendunia". Hadir dalam kesempatan ini, Ketua Umum PB PMII Muhammad Abdullah Syukri, Duta Besar LBBP RI untuk Turki Dr Lalu Muhammad Iqbal dan Rais Syuriah PCI NU Turki 2020-2022 Ahmad Munji 

Ketua Panitia Mapaba PMII Turki Muhammad Afit Khomsani mengatakan, jumlah peserta Mapaba Turki yaitu 22 orang dengan rincian 21 mahasiswa S1 dan 1 orang mahasiswa S2. Menurutnya, hal ini menjadi signal positif untuk keberlanjutan kaderisasi PMII di Turki. 

"MAPABA ini juga selaras dengan visi Ketum PMII Gus Abe untuk memperluas kaderisasi PMII di level internasional, visi maju mendunia," lanjut dia. 

Sebagai informasi, kegiatan Mapaba PMII Turki menambah daftar PMII Cabang Luar Negeri. Sebagaimana diketahui bahwa saat ini sudah ada beberapa cabang luar negeri PMII, antara lain: PMII Maroko, PMII Jerman, PMII Korea Selatan dan PMII Turki.

Selain itu, kegiatan Mapaba di beberapa negara oleh PB PMII tidak terlepas dari amanah organisasi untuk membumikan paham gerakan dan paham keagamaan mahasiswa Islam Indonesia. PMII merupakan organisasi gerakan dan kaderisasi yang berlandaskan islam ahlussunah waljamaah. PMII berdiri sejak tanggal 17 April 1960 di Surabaya dan hingga lebih dari setengah abad, kini PMII terus eksis untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

Sedangkan tujuan PMII yaitu terbentuknya pribadi muslim Indonesia yang bertakwa kepada Allah Swt, Berbudi luhur, berilmu, cakap dan bertanggungjawab dalam mengamalkan ilmunya serta komitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Pewarta: Abdul Rahman Ahdori

1 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *