Orientasi Kinerja Bidang Aparatur Organisasi PB PMII Lahirkan 'Rekomendasi Ciloto'

Bogor, PB PMII - Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII melaksanakan konsolidasi internal guna menunjang kerangka operasional kinerja yang tepat dan terukur. Hal tersebut diawali dengan menyamakan frekuensi seluruh jajaran Bidang Penataan Aparatur Organisasi. 

Merealisasikan amanat regulasi dan visi dan misi Ketua Umum PB PMII, menurut Ketua Bidang Penataan Aparatur Organisasi, M Rohim Hidayatullah mengatakan, ada tiga alasan bidang ini menggelar kegiatan orientasi yang dilaksanakan di Wisma Kemenaker Ciloto, Bogor pada 17-19 Oktober 2021 tersebut. 

Pertama, sebagai wadah konsolidasi menyamakan frekuensi. Kedua, meningkatkan pengetahuan dan kapasitas tentang keaparaturan organisasi PMII. Ketiga, melakukan telaah kritis yang berkaitan dengan regulasi yang ada di PMII.

“Orientasi ini sebagai wadah untuk konsolidasi menyamakan frekuensi bahwa visi misi Ketua Umum, Abdullah Syukri. Karena harus segera kami realisasikan. Terutama berkaitan bidang kami dengan unsur biro-biro yang ada, harus satu frame, supaya kerja-kerja kami selaras dengan visi misi ketum," ujarnya, Jumat (22/10/2021). 

Rohim mencontohkan, Ketua Umum Abdullah Syukri sudah menginisiasi E-PMII sejak 26 Juni 2021 lalu, maka Bidang Aparatur ini segera bertugas merealisasikannya. Penyelerasan visi ketum dengan bidang ini perlu dilakukan karena berkaitan dengan bagaimana membuat rumusan kebijakan dan petunjuk teknis untuk mengimplementasikannya. 

 "Alhamdulillah, berkat kerja bersama ini, juga melibatkan tim IT di Pusat Data Informasi (Pusdatin) PB PMII, E-PMII sudah bisa kita realisasikan. Kini sudah 80 Cabang menggunakan E-PMII, angka ini Insyaallah akan terus meningkat," terangnya. 

Kedua, kegiatan orientasi ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas dan pengetahuan tentang keaparaturan PMII. Pada forum ini membahas bagaimana memahami mekanisme kerja bidang aparatur, siapa saja mitra kerja, peta resiko, dan bagaimana sinergitas dengan KOPRI PB PMII, serta program kerja selama satu akhir periode kepengurusan. 

Ketiga, forum ini menjadi ruang focus group discussion (FGD) guna telaah kritis berkaitan dengan regulasi dan aturan organisasi di PB PMII. Dari FGD tersebut, melahirkan pokok pikiran berupa "Rekomendasi Ciloto Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII". Rekomendasi tersebut merupakan inovasi yang berkaitan dengan regulasi untuk menjadi pedoman bagi tata kelola organisasi. 

"Nantinya, rekomendasi Ciloto ini akan diberikan ke pimpinan kami, Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PB PMII di Jakarta,” ujar Rohim.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Orientasi, M Wifqi Maulana menyampaikan, kegiatan orientasi merupakan pertama kali digelar PB PMII. Dia berharap orientasi ini melahirkan rekomendasi-rekomendasi untuk kemajuan organisasi.

“Kegiatan orientasi ini merupakan sejarah baru PB PMII. Kegiatan ini penting dilakukan sebagai upaya perkenalan terhadap kerja-kerja di bidang aparatur serta mengkaji ulang produk-produk hukum PMII. Harapan kami, rekomendasi-rekomendasi yang lahir dari orientasi ini bermanfaat bagi inovasi organisasi," Kata Wifqi. 

Selain itu, kata Wifqi, kegiatan ini bertujuan untuk menggali setiap potensi dan strategi pengembangan SDM seluruh jajaran Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII.  

"Kegiatan ini bertujuan menyatukan pokok pikiran seluruh jajaran di Bidang Penataan Aparatur Organisasi dalam merealisasikan visi dan misi Ketua Umum PB PMII Masa khidmat 2021-2024," ujarnya. 

Kegiatan ini para Badan Pengurus Harian Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII Masa Khidmat 2021-2024, Ketua Bidang Aparatur M Rohim Hidayatullah, Sekretaris Bidang Aparatur Ruzi Setiawan dan Bendahara Bidang Aparatur M Hadiqul Fikri. 

Narasumber kunci pada orientasi ini dihadiri Anggota DPR RI Eem Marhamah Zulfa, LED Audit ISO:2015, dan Kepala Pusdatin PB Moo Angga Saputra.


Penyunting: Wildan Ibnu Walid

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *