Sistem Kaderisasi PMII Tanamkan Nilai Idealisme Kader

Jakarta, PMII.ID-Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Amin Said Husni turut menyampaikan pandangannya mengenai sistem kaderisasi PMII yang akan diberlakukan secara nasional pada Muspimnas PMII 2022 di Kabupaten Tulunggagung, Jawa Timur. Menurutnya, PMII merupakan organisasi kader sehingga sistem kaderisasi di PMII dianggap sebagai jantungnya kegiatan organisasi. Artinya, keberhasilan dan capaian organisasi PMII akan dilihat dari bagaimana sistem kaderisasi yang diterapkan. 

Ketua Kaderisasi Nasional Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Masa Khidmat 1991-1994 ini menambahkan, kaderisasi PMII harus mampu menanamkan nilai-nilai idealisme berdasarkan perspektif PMII saat ini. Adapun nilai idealisme sebagaimana dimaksud yaitu upaya menjaga kebenaran yang dianut oleh organisasi berdasarkan prinsip keislaman dan kebangsaan. Lebih dari itu, kaderisasi PMII harus menghasilkan kader-kader yang dibutuhkan oleh bangsa dan negara saat ini serta masa yang akan datang. 

Seyogianya, kata mantan Bupati Bondowoso dua periode ini, PMII dapat mencetak kader yang andal, mampu bersaing dan turut memberikan kontribusi bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Namun yang paling penting, PMII harus mewarnai suasana kebangsaan Indonesia di masa mendatang. 

"PMII harus mampu melahirkan kader-kader yang tanggung jawab, andal dan mampu bersaing dan memberikan kontribusi bagi kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Dan yang paling penting, mampu mewarnai bangsa kita di masa yang akan datang," kata Ketua IKA PMII Jawa Timur ini kepada PMII.ID belum lama ini. 

Oleh karena itu H Amin menilai, diskusi mengenai kaderisasi PMII yang dilakukan pengurus PB PMII merupakan inisiatif yang perlu dipertahankan karena dapat berkontribusi terhadap adanya penyelesaian pekerjaan rumah (PR) PMII yang selama ini dirasa perlu untuk direalisasikan. 

"Mudah-mudahan kegiatan diskusi mengenai kaderisasi oleh PB PMII dapat menuntaskan banyak PR yang selama ini tertunda," tuturnya.

Sebagai informasi, H Amin Said Husni merupakan aktivis yang konsisten memberikan gagasannya untuk kemajuan organisasi PMII. Dalam kepengurusan PMII H Amin Said pernah menjabat Ketua Kaderisasi Nasional PB PMII masa khidmat 1991-1994 (pengurus PB PMII era ketua umum PB PMII KH Aly Masykur Musa). Setelah purna dari PMII, H Amin Said memperlus ruang pengabdiannya dengan terjun langsung ke dunia politik.  H Amin Said pernah menjadi Bupati Bondowoso untuk periode 2008-2013 dan 2013-2018. Dia juga pernah menjadi Anggota Komisi X DPR-RI periode 2004-2009 fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pewarta: Abdul Rahman Ahdori

9 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *